 Kesan ruang yang lembut atau kuat bisa dicapai melalui desain ruangan. Kesan lembut menunjukkan kesan 'welcome' dari ruang tamu ini, dimana prinsip-prinsip desainnya bisa kita ambil untuk mendesain ruang-ruang dalam rumah kita. Kelembutan kesan ruang tamu ini cukup menarik untuk disimak, tidak hanya karena sifatnya yang menenangkan, namun terlihat cukup elegan, tidak ramai, dan mengundang untuk duduk dan mengobrol. Meskipun demikian, kesan ruangan tidak menjadi feminim karena menggunakan warna-warna aksen yang maskulin, seperti hitam dan merah. Kualitas ruangan dari sisi lembut tidaknya kesan ruangan pada contoh ruang tamu diatas setidaknya memiliki karakter sebagai berikut; * Warna yang digunakan dalam ruang yang berkesan lembut banyak melalui warna-warna pastel, putih, dengan warna-warna yang hangat, namun bisa pula diperkuat dengan warna kuat seperti hitam, merah, hijau seperti contoh diatas. Warna-warna netral seperti hitam, abu-abu, coklat dan hijau tidak merusak kesan ruangan secara keseluruhan, karena warna-warna ini dapat dipadukan dengan warna-warna lain dalam seluruh skema warna. |
|
Selengkapnya...
|
|
 Global warming atau pemanasan global telah menginspirasi arsitek dan pengembang untuk menghadirkan hunian yang adaptif dengan lingkungan setempat. Karena itu mereka coba kembali ke alam dengan memanfaatkan iklim tropis pada desain sebuah hunian. Bagaimana sebenarnya desain hunian tropis itu ? Akankah ini menjadi tren baru pada desain sebuah hunian ?aman berubah, desain hunian pun silih berganti. Setidaknya dalam 1 dekade terakhir mayoritas hunian di Indonesia didominasi oleh 3 konsep desain utama. Yakni mediteranian, modern klasik serta modern minimalis. Sekalipun ketiga desain tersebut masih kita temukan, namun kini sudah nyaris ditinggalkan, terutama di sejumlah perumahan yang baru dikembang. Modern minimalis memang sempat mewabah, dan masih cukup mewarnai. Karena konsep desain ini lebih mengedepankan kesederhanaan dan banyak bermain dibidang vertikal dan horisontal, sehingga tampak sangat futuristik. Biasanya kalangan yang tertarik untuk menggunakan gaya minimalis adalah dari mereka yang masih berjiwa muda. Para eksekutif muda menyukai gaya minimalis, karena gaya yang ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka. |
|
Selengkapnya...
|
|
 Perkembangan dunia properti saat ini sangat pesat, hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan unit-unit properti, misalnya: apartemen atau kondominium eksklusif yang super mewah atau pembangunan rumah-rumah mungil yang sederhana. Bersamaan dengan perkembangan dunia properti tersebut, kebutuhan masyarakat akan rumah belakangan ini sangat tinggi. Jika budget kurang mencukupi untuk membeli rumah yang middle end, rumah mungil atau sederhana pun tidak menjadi halangan untuk mewujudkan keinginan memiliki rumah. Hampir semua pengembang menawarkan kavling atau produk rumah mungil, karena tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah/tempat tinggal, maka hanya dalam waktu singkat mampu terjual ratusan unit rumah. Masalahnya, banyak pengembang memanfaatkan momentum tersebut dengan membangun rumah mungil dengan fasilitas dan lingkungan yang ala kadarnya seperti yang selama ini kita kenal, yaitu Rumah Sangat Sederhana (RSS). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Indah tidak harus selalu mahal. Kreativitas desain yang arif dan cerdas mampu mewujudkan rumah mungil tampil menawan. Konsep indah pada rumah mungil dapat dimulai dari memilih bentuk denah rumah yang lugas dan mudah pemeliharaannya. Misalnya, untuk mengatasai keterbatasan lahan, pembangunan rumah mungil bisa disarankan untuk bertingkat. Kemudian, denah ruang terbuka dan minim dinding pembatas (baik tembok, dinding atau pintu), membuat ruang terasa lapang. Carport, teras dan taman depan juga bisa difungsikan sebagai ruang tamu, ruang bermain anak sekaligus parkir kendaraan. Semuanya memang tergantung kreativitas. Ruang dalam dioptimalkan sebagai ruang keluarga dan ruang makan. Fungsi ruang keluarga, ruang belajar dan kamar tidur anak-anak juga dapat ditempatkan di lantai atas hingga ke kolong atap (attic). Taman dan teras belakang bisa dimanfaatkan sebagai ruang makan terbuka, ruang keluarga, dan ruang belajar anak.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Sesuai perkembangan jaman, perkembangan desain rumah juga berkembang sangat cepat. Ada desain rumah modern, minimalis, art deco, mediterania, colonial, klasik dan lain sebagainya. Saat ini rumah bergaya minimalis banyak menjadi pilihan kaum urban, selain itu,para eksekutif muda juga banyak yang menyukai gaya rumah ini, karena dianggap praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern mereka. Untuk dapat mengenali bahwa rumah tersebut bergaya minimalis atau bukan terhitung mudah, dilihat dari bentuknya jauh lebih sederhana dibandingkan dengan rumah jenis klasik, mediteranian, atau colonial. Bentuknya yang simple serta straight forward membuatnya cocok dengan gaya hidup yang urban, dinamis, serba cepat dan praktis. Untuk penataan interior dalam rumah bergaya minimalis, pemilihan furniture dan ruangan ditata sedemikian rupa hingga terasa lega, efisien dan fungsional.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|